Kuatkan Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Bantul Kunjungi Penggerak Desa APU Parangtritis
|
Dalam rangka memperkuat konsolidasi demokrasi, Bawaslu Kabupaten Bantul dengan pelaksana tugas Ketua, Didik Joko Nugroho, S. Ant., M.IP. beserta staf terkait melaksanakan program Sambang Mitra Pengawasan (SAMAS) bersama dengan Penggerak Desa Anti Politik Uang (APU) Parangtritis, Khudori, pada Kamis, 5 Maret 2026. SAMAS merupakan program Bawaslu Kabupaten Bantul untuk mempererat koordinasi dan sinergi bersama mitra pengawas guna memperkuat pengawasan partisipatif di wilayah Kabupaten Bantul melalui silaturahmi duduk bersama dan berdiskusi.
Dalam pertemuan dialogis ini, Bawaslu Kabupaten Bantul menyampaikan pentingnya peran strategis pengawas partisipatif utamanya tingkat desa sebagai mitra dalam mengawal proses demokrasi. Bawaslu Kabupaten Bantul juga mengajak pengurus Desa APU Parangtritis untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan pemilu dan pencegahan pelanggaran khususnya praktik politik uang. Pada tahun 2026 ini Kalurahan Parangtritis menjadi salah satu kalurahan yang akan melaksanakan Pilur (Pemilihan Lurah), berkaitan dengan hal tersebut peran Desa APU Parangtritis sangat dibutuhkan. Adanya Pilur ini juga menjadi kesempatan bagi pengurus Desa APU untuk kembali menggerakkan masyarakat agar semakin menyadari pentingnya pemilihan yang bersih tanpa praktik politik uang, tidak hanya saat Pemilu atau Pilkada saja. Dalam kesempatan ini juga dilakukan diskusi terkait dinamika proses pemilu, pemilihan dan pemilihan lurah yang sebelumnya terlaksana sehingga untuk kedepan muncul beberapa strategi dan gagasan untuk lebih mencegah praktik politik uang yang terjadi di Kalurahan Parangtritis.
Penggerak Desa APU Parangtritis, Khudori, menanggapi baik terkait diskusi dan kegiatan konsolidasi demokrasi ini. Beliau juga menyampaikan bahwa budaya masyarakat di Desa Parangtritis saat ini juga sudah terbentuk untuk menghindari adanya politik uang. Selain itu, Bamuskal di wilayahnya juga menginginkan tidak ada penggunaan politik uang sama sekali terutama dalam Pilur terdekat. Kegiatan konsolidasi demokrasi ini diharapkan dapat menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan Bawaslu Kabupaten Bantul kedepan, terutama untuk dapat bekerjasama dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
Program Sambang Mitra Pengawasan menjadi sarana konsolidasi demokrasi yang efektif karena membuka ruang komunikasi dua arah, berbagi informasi, serta penguatan komitmen bersama dalam menjaga kondusifitas dan keadilan pemilu. Bawaslu Kabupaten Bantul berharap melalui kegiatan ini, jejaring pengawasan semakin solid dan peran aktif masyarakat dalam pengawasan pemilu dapat terus meningkat.