Bawaslu Bantul Lakukan Reviu Indikator Kinerja Utama sebagai Upaya Penguatan Akuntabilitas Kinerja
|
Bantul – Bawaslu Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan Reviu Indikator Kinerja Utama (IKU) pada Senin (27/7/2026) di Kantor Bawaslu Kabupaten Bantul. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bantul, Kepala Subbagian, serta jajaran Staf Sekretariat, sebagai bagian dari penyelarasan indikator kinerja organisasi dengan arah kebijakan Bawaslu Republik Indonesia.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bantul, Didik Joko Nugroho, menyampaikan bahwa reviu IKU merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap indikator kinerja mampu mendukung pencapaian sasaran organisasi. Menurutnya, indikator yang dipilih tidak hanya memenuhi ketentuan yang bersifat wajib, tetapi juga harus selaras dengan Rencana Strategis (Renstra) serta didukung bukti kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam forum tersebut, masing-masing divisi memaparkan usulan indikator kinerja yang akan digunakan pada tahun 2026. Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan menitikberatkan pembahasan pada penguatan tata kelola organisasi melalui implementasi Sistem Merit, pembangunan Zona Integritas, peningkatan nilai SAKIP, serta pengembangan inovasi organisasi. Sementara itu, Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat memfokuskan indikator pada penguatan program pencegahan, pengawasan partisipatif, kerja sama antar instansi, serta pengembangan inovasi pendidikan demokrasi. Di sisi lain, Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa serta Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi membahas indikator yang mendukung peningkatan kualitas kajian hukum, pelayanan informasi publik, evaluasi penanganan pelanggaran, transformasi digital melalui SPBE, serta penguatan keamanan informasi. Melalui diskusi dan penyelarasan tersebut, seluruh peserta menyepakati bahwa hasil reviu akan dituangkan dalam tabel penyempurnaan IKU sebagai dasar penetapan indikator kinerja masing-masing unit kerja. Dokumen tersebut diharapkan mampu menjadi pedoman dalam pelaksanaan pengukuran kinerja yang lebih terarah, objektif, dan selaras dengan target strategis Bawaslu.
Kegiatan reviu ini diharapkan dapat menghasilkan Indikator Kinerja Utama yang lebih relevan, terukur, dan implementatif sehingga mampu menjadi instrumen dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja Bawaslu Kabupaten Bantul. Selain itu, penyelarasan IKU diharapkan dapat memperkuat sinergi antar divisi, mendorong budaya kerja yang berorientasi pada hasil, serta mendukung terwujudnya tata kelola kelembagaan yang profesional, efektif, transparan, dan akuntabel dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan.
Penulis : Antoni