Lompat ke isi utama

Berita

Cerita Disabilitas tergabung dalam Pengawasan Pilkada 2024

Pengawas Difabel saat memfasilitasi pelaksanaan kegiatan Bimtek PTPS

Pengawas Difabel saat memfasilitasi pelaksanaan kegiatan Bimtek PTPS

           Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang dalam berkontribusi untuk demokrasi. Hal ini dibuktikan oleh sosok Ade Amita Bacan, atau yg akrab dipanggil Ade. Ade merupakan penyandang disabilitas daksa yang tergabung sebagai sekretariat Panwaslucam Bantul. Keterlibatannya sebagai bagian dari pengawas sudah dilakukan sejak Pemilu Tahun 2024 dan kemudian berlanjut dalam Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul Tahun 2024. Motivasi Ade terlibat dalam dunia penyelenggaraan pemilu khususnya dalam hal pengawasan agar penyelenggaraan Pemilu/Pilkada menjadi lebih inklusif, aksesibel, serta bersih dari politik uang, aman dan damai. Selain itu, baginya satu kekurangan tidak akan menjadi penghalang untuk terus berkarya, salah satu bagian tubuhnya boleh tidak berfungsi, tapi bagian tubuh lainnya masih berfungsi sangat baik bahkan menjadi lebih kuat. Prinsip yang dipegang Ade pegang adalah kemampuan itu tidak berpatok pada satu hal saja, tapi bagaimana kita mencari cara dengan metode yang berbeda untuk tetap menyempurnakan suatu proses. Tugas keseharian Ade di sekretariat Panwaslucam Bantul lebih pada penyelesaian pekerjaan administratif , menerima tamu/Pelapor jika ada Laporan Temuan atau Sengketa, menjaga kebersihan kantor, membantu notulensi dan dokumentasi saat rapat serta menerima berkas persuratan. Ade juga sering dilibatkan dalam pengawasan lapangan mendampingi komisioner Panwaslucam Bantul. Dengan keterbatasannya terkadang ada beberapa hal yang menjadi tantangan tersendiri bagi  Ade. Misalnya, saat ikut melakukan pengawasan di lapangan kerap ditemui lokasi yang terjal dan licin sehingga bagi pengguna kursi roda, seperti  Ade, tentunya harus lebih berhati-hati dalam mobilitas dan mengutamakan keselamatan.Meskipun banyak tantangan, Ade tidak sendiri karena ketugasan Ade selalu dibantu oleh anggota Panwaslucam, Pengawas Desa ataupun staf Panwaslucam yang lain.

          Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho menyampaikan pihaknya sangat bangga dengan keterlibatan penyandang disabilitas seperti Ade dalam pelaksanaan Pengawasan Pemilu dan Pemilihan. Bawaslu selaku penyelenggara pemilu dan pemilihan menjunjung tinggi asas inklusivitas dan aksesibilitas. Pihaknya sangat terbuka kepada kelompok disabilitas untuk aktif sebagai penyelanggara dan Panwaslucam Bantul menjadi salah satu contohnya. Bawaslu Bantul juga secara aktif menyasar kelompok disabilitas untuk dilibatkan dalam pengawasan partisipatif. Kerjasama pengawasan partisipatif telah dilakukan baik dalam pengawasan pemilu maupun pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul Tahun 2024. 

 

 

Tag
Bawaslu Bantul
pilkada 2024
DISABILITAS