Bawaslu Bantul Terima Tim Monev Mahasiswa Magang UMY
|
Bantul – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap mahasiswa magang di Bawaslu Kabupaten Bantul pada Rabu (13/5/2026) di Kantor Bawaslu Kabupaten Bantul. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program magang berjalan optimal serta memberikan pengalaman kerja yang relevan bagi mahasiswa.
Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan menggali informasi langsung dari instansi tempat magang terkait kedisiplinan, kemampuan adaptasi, kontribusi, serta kinerja mahasiswa selama menjalani program magang di lingkungan Bawaslu Kabupaten Bantul. Kegiatan dihadiri oleh Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan UMY, Awang Darumurti, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan Bawaslu Kabupaten Bantul, Sri Hartati, Kepala Sekretariat, Kepala Subbagian Administrasi, serta staf sekretariat.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Bantul menyampaikan apresiasi terhadap kinerja mahasiswa magang yang dinilai mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan kerja serta aktif mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan. Mahasiswa juga dinilai memberikan kontribusi positif, khususnya dalam pengelolaan media sosial, dokumentasi kegiatan, dan dukungan administrasi sekretariat.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan Bawaslu Kabupaten Bantul, Sri Hartati, menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa magang memberikan dampak positif bagi pelaksanaan tugas di lingkungan sekretariat. “Mahasiswa magang sangat membantu, terutama dalam mendukung dokumentasi kegiatan dan pengelolaan media sosial. Selain itu, mereka juga cepat beradaptasi dan memiliki kemampuan teknologi yang baik sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan Bawaslu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bantul, Romdhiatun, menambahkan bahwa mahasiswa magang mampu mengikuti budaya kerja dan aturan yang berlaku di lingkungan Bawaslu Kabupaten Bantul, termasuk penyesuaian jam kerja dan pelaksanaan Work From Home (WFH). “Mahasiswa cukup aktif membantu pelaksanaan tugas di masing-masing subbagian dan mampu menyesuaikan diri dengan pola kerja yang diterapkan di lingkungan sekretariat,” jelasnya.
Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan UMY, Awang Darumurti, menyampaikan bahwa program magang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa agar mampu memahami kondisi kerja secara langsung di lapangan. Menurutnya, monitoring dan evaluasi penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan mahasiswa sekaligus memastikan program magang berjalan sesuai tujuan pembelajaran.Selain melakukan evaluasi pelaksanaan magang, kegiatan tersebut juga membahas peluang kerja sama antara Bawaslu Kabupaten Bantul dan UMY, di antaranya pelibatan dosen sebagai narasumber, pengembangan program pengabdian masyarakat, hingga kolaborasi kegiatan edukasi pengawasan partisipatif seperti “Bawaslu Goes to School”. Mahasiswa magang juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan konten kreatif untuk mendukung publikasi kelembagaan, termasuk pengelolaan media sosial dan pengembangan konten visual JDIH Bawaslu.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, diharapkan sinergi antara Bawaslu Kabupaten Bantul dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dapat terus terjalin dengan baik serta memberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi mahasiswa dan penguatan kelembagaan.
Penulis: Savrilia