Bawaslu Bantul Matangkan Persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026
|
Bantul - Bawaslu Kabupaten Bantul terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 melalui rapat koordinasi yang digelar pada Senin (25/5/2026) di ruang rapat Bawaslu Kabupaten Bantul. Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bantul, Kepala Sekretariat, Kepala Subbagian, serta jajaran staf sekretariat. Pelaksanaan P2P tahun ini menjadi perhatian khusus karena seluruh teknis kegiatan diserahkan langsung kepada Bawaslu Kabupaten/Kota. Mulai dari koordinasi peserta, penyediaan sarana prasarana, hingga administrasi pelatihan dipersiapkan secara menyeluruh agar kegiatan berjalan optimal.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bantul, Didik Joko Nugroho menegaskan bahwa pelaksanaan P2P tidak hanya sekadar kegiatan pelatihan, tetapi menjadi wajah kelembagaan Bawaslu dalam membangun pengawasan partisipatif di masyarakat. “Pelatihan ini harus dikemas dengan baik dan dipersiapkan secara maksimal karena yang akan dilihat nantinya adalah bagaimana Bawaslu Kabupaten Bantul mampu membangun ruang pembelajaran demokrasi yang berkualitas,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas pembentukan kepanitiaan lintas subbagian guna memastikan seluruh kebutuhan kegiatan dapat dipenuhi secara efektif. Selain kesiapan teknis, Bawaslu Bantul juga mulai mematangkan materi pelatihan dan konsolidasi fasilitator agar proses pembelajaran memiliki pola penyampaian yang selaras.
P2P Tahun 2026 sendiri akan diawali dengan pembelajaran mandiri peserta secara daring pada 20 Juni 2026 dan dilanjutkan pembelajaran tatap muka pada 27 Juni 2026. Sebelum pelaksanaan tersebut, peserta juga akan mengikuti pertemuan daring sebagai bagian dari pra pelatihan dan penguatan koordinasi awal. Selain membahas teknis pelaksanaan, rapat juga menyoroti pentingnya publikasi kegiatan sebagai bagian dari penguatan literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif di masyarakat.
Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Bawaslu Bantul berharap lahir lebih banyak masyarakat muda yang aktif, kritis, dan mampu menjadi mitra pengawasan pemilu di lingkungan masing-masing.
Penulis : Antoni