Bawaslu Bantul Gelar Ngabuburit Pengawasan "Rabu Ngangsu Kawruh Seri 2"
|
Pada hari Rabu 19 Maret 2025, Bawaslu Kabupaten Bantul menyelenggarakan Ngabuburit Pengawasan " Rabu Ngangsu Kawruh Seri 2 " dengan tema Hasil Pemantauan Pilkada Bantul oleh Jaringan Demokrasi Indonesia ( JaDI) DIY. Acara tersebut diselenggarakan melalui zoom meeting dan dihadiri oleh OPD Kabupaten Bantul, Organisasi Masyarakat, Panwaslucam Periode Pemilihan 2024 se-Kabupaten Bantul serta masyarakat umum. Hadir sebagai narasumber Nuril Hanafi anggota Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI ) DIY dan untuk moderator Sri Hartati Anggota Bawaslu Kabupaten Bantul Kordiv SDM Organisasi dan Diklat. Dalam acara tersebut dipaparkan Hasil pemantauan Pemilihan Bantul 2024 dari JaDI DIY mulai dari pendistribusian logistik, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS serta proses rekapitulasi hasil penghitungan suara baik pada tingkat Kecamatan dan Kabupaten.
Perlu diketahui Jaringan Demokrasi Indonesia ( JaDI) ini merupakan lembaga pemantau Pemilu/Pemilihan yang secara resmi sudah terdaftar di KPU dan berfokus memantau pada proses tahapan pemungutan dan penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara. Nuril Hanafi juga menambahkan bahwa dalam melaksanakan ketugasan JaDI melibatkan mahasiswa dari berbagai kampus di DIY yang ketugasannya tersebar di berbagai wilayah dan tentu saja sudah diberikan bekal pengetahuan dan kemampuan terkait. Selain itu beliau juga menyampaikan apresiasi atas proses pelaksanaan Pemilihan 2024 di Bantul yang cukup sukses dan tidak meninggalkan residu apapun, namun ada beberapa hasil pemantauan yang perlu diperbaiki untuk Pemilihan yang akan datang antara lain terkait pendistribusian logistik, kesiapan petugas TPS serta aksesibel pada lokasi TPS, imbuhnya ".
Wuri Rahmawati anggota KPU Kabupaten Bantul yang hadir dalam acara ini juga memberikan tanggapan, terkait dengan TPS ramah difabel memang masih ditemukan di beberapa TPS yang kurang aksesibel dan kami berharap kedepan ini menjadi perhatian khusus untuk KPU dan Bawaslu untuk lebih intens dan saling menegur berdasarkan regulasi melalui penyelenggara maupun pengawas tingkat TPS maupun diatasnya secara berjenjang. Kami yakin apabila dari jajaran KPU dan Bawaslu dapat berkolaborasi secara profesional maka penyelenggaran Pemilihan dapat sukses dengan tetap memegang teguh nilai demokrasi, ujarnya".
Acara Ngabuburit Pengawasan ini diselenggarakan untuk mengisi kegiatan positif pada bulan Ramadhan bersama masyarakat guna menguatkan literasi kepemiluan maupun Pemilihan sehingga pengawasan partisipatif masyrakat dapat terus meningkat.