Perkuat Komitmen Anti Politik Uang, Bawaslu Bantul Konsolidasi Demokrasi di Kalurahan Muntuk
|
BANTUL – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantul melakukan kunjungan dalam rangka konsolidasi demokrasi ke Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo, pada Senin (12/10/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan dan memperkuat komitmen Kalurahan Muntuk yang telah mendeklarasikan diri sebagai Desa Anti Politik Uang (APU) sejak tahun 2023 lalu. Langkah proaktif ini diambil Bawaslu Kabupaten Bantul guna menjaga marwah demokrasi secara berkelanjutan, meskipun tahapan Pemilu atau Pilkada saat ini masih belum dimulai.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bantul, Didik Joko Nugroho, S.Ant., M.IP, menyampaikan bahwa dari total 75 Kalurahan di Bantul, baru 18 Kalurahan yang resmi menjadi Desa APU. Dari hasil Bawaslu Kabupaten Bantul melakukan kunjungan ada dampak positifnya, paling tidak politik uangnya bisa dikurangi. Harapannya dari Lurah serta Bamuskal punya komitmen kembali sama - sama menguatkan gerakan Anti Poliitk Uang (APU).
Sri Hartati, S.H., Anggota Bawaslu Kabupaten Bantul menyampaikan bahwa dampak positif untuk Desa APU yang melaksanakan Pemilihan Lurah, biaya politik tidak terlalu tinggi. Harapannya Desa APU bisa diaktifkan kembali sehingga bisa sosialisasi memilih bukan karena uang dan iming-iming janji. Kegiatan sosialisasi salah satunya bisa melalui kumpulan RT yang tidak ada anggarannya disosialisasikan terkait anti politik uang. Disampaikan juga bahwa jika ke depan ada perkumpulan warga dan membutuhkan kehadiran Bawaslu Kabupaten Bantul, Bawaslu Kabupaten Bantul siap untuk diundang.
Pada kesempatan tersebut Lurah Kalurahan Muntuk Bapak Marsudi menyampaikan bahwa Desa APU di muntuk sampai sekarang masih ada dan berjalan, dan selalu memberikan sosialisasi terkait cara berpolitik. Selain itu selalu menekankan kepada masyarakat untuk tidak memilih calon atau peserta Pemilu karena uang 50 ribu atau 100 ribu tetapi melihat dari orangnya dan rekam jejak calonnya. Harapannya terpilih seorang pemimpin yang benar - benar berkualitas dan mengayomi masyarakat, sebagai contoh terkait Anti Politik Uang di Kalurahan Muntuk untuk pengisian Pamong melalui proses yang bersih tidak menggunakan politik uang.
Penulis : Agtus