Lompat ke isi utama

Berita

Dorong Pemilih Pemula Cerdas, Bawaslu Bantul Sambangi SMK N 3 Kasihan

Bawaslu Goes To School dilaksanakan di SMKN 3 Kasihan Bantul

Bawaslu Goes To School dilaksanakan di SMKN 3 Kasihan Bantul

Bantul – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bantul kembali melaksanakan program Bawaslu Goes to School sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi demokrasi sekaligus meningkatkan pemahaman kepemiluan bagi pemilih pemula. Kegiatan dilaksanakan di SMK Negeri 3 Kasihan, Senin (10/8/2026), dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMK Negeri 3 Kasihan.

Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat (SDMO) Bawaslu Kabupaten Bantul, Sri Hartati, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Sri Hartati memperkenalkan Bawaslu sebagai lembaga yang memiliki tugas melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemilu sekaligus mengajak para siswa untuk mengenal lebih dekat proses demokrasi dan kepemiluan. Ia juga mengingatkan bahwa para siswa yang saat ini menjadi pemilih pemula akan memiliki kesempatan untuk menggunakan hak pilih pada Pemilu 2029. Oleh karena itu, sejak dini para siswa perlu memahami pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.

Selain mengenalkan proses pemilu, Sri Hartati juga menekankan pentingnya pengawasan untuk mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran dan kecurangan dalam pemilu. Menurutnya, tantangan demokrasi ke depan semakin kompleks, terutama dengan berkembangnya teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), dan penyebaran informasi palsu atau hoaks. “AI akan sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Tantangan pemilu ke depan juga akan berkaitan dengan perkembangan teknologi dan informasi. Karena itu, adik-adik harus bisa membedakan mana informasi yang benar dan mana yang merupakan hasil atau manipulasi AI,” ujarnya.

.

Selanjutnya, Sri Hartati mengingatkan para siswa mengenai bahaya politik uang. Ia meminta pemilih pemula untuk tidak menentukan pilihan hanya karena mendapatkan iming-iming uang atau barang. Menurutnya, pemilih perlu mempertimbangkan rekam jejak, kapasitas, dan integritas calon dalam menentukan pilihan politik.

Melalui kegiatan Bawaslu Goes to School , Bawaslu Kabupaten Bantul berharap pemilih pemula tidak hanya memahami proses pemilu, tetapi juga memiliki kesadaran untuk turut menjaga kualitas demokrasi. Edukasi kepemiluan sejak di bangku sekolah diharapkan dapat membentuk generasi muda yang kritis, cerdas dalam menerima informasi, serta mampu menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab pada Pemilu 2029 mendatang.

Penulis : Indri 

Tag
Bawaslu Bantul
konsolidasi demokrasi
Bawaslu Goes to school