Bawaslu Bantul Perkuat Literasi Demokrasi Melalui Program Bawaslu Goes to School
|
Bantul- Senin, 20 April 2026 Bawaslu Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan Bawaslu Goes to School di SMA Negeri 1 Sewon sebagai wujud penguatan literasi demokrasi di kalangan generasi muda. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menanamkan pemahaman dasar kepemiluan serta meningkatkan kesadaran siswa sebagai bagian dari warga negara yang memiliki hak dan tanggung jawab dalam demokrasi.
Kegiatan Bawaslu Goes to School ini dilaksanakan pukul 07.00 WIB pada saat upacara bendera. Pada kesempatan kali ini, Dewi Nurhasanah selaku anggota Bawaslu Kabupaten Bantul bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Dewi mengajak seluruh siswa-siswi untuk menanamkan semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu materi penting yang disampaikan adalah terkait hak konstitusional warga negara, khususnya bagi pemilih pemula. Disampaikan bahwa siswa yang telah berusia 17 tahun memiliki hak pilih dalam Pemilu. Suara pemilih pemula dinilai sangat berharga, bahkan setara dengan suara kalangan akademisi maupun profesional. “Siswa yang telah berusia 17 tahun memiliki hak pilih dalam Pemilu. Suara pemilih pemula itu sangat berharga, bahkan setara dengan suara kalangan akademisi maupun profesional.” ujar Dewi.
Selanjutnya, Dewi juga mengingatkan para siswa mengenai berbagai tantangan dalam demokrasi, seperti praktik politik uang (money politics), penyebaran informasi hoaks, serta isu SARA yang berpotensi memecah belah masyarakat. Para siswa diimbau untuk tidak mudah terpengaruh dan memiliki sikap kritis terhadap informasi yang beredar, terutama pada masa tahapan Pemilu.
Pada kesempatan tersebut, Dewi juga memperkenalkan program Saka Adhyasta pemilu yang merupakan wadah pendidikan bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk belajar, berpartisipasi, dan mengawasi jalannya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Program Saka Adhyasta juga merupakan upaya memperkuat pengawasan, partisipatif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar.
Melalui program Bawaslu Goes to School, Bawaslu Bantul berharap para siswa tidak hanya memahami Pemilu secara umum, tetapi juga mampu menjadi generasi muda yang aktif, kritis, dan peduli terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Para pelajar diharapkan mampu berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi dengan memiliki kesadaran, kepedulian, serta keberanian untuk menolak segala bentuk pelanggaran dalam pemilu, mengingat masa depan demokrasi berada di tangan generasi muda.